Select Page

Kata banyak orang, seperti apa suatu negeri adalah seperti apa pemimpinnya. Jika negeri itu baik, maka dapat dipastikan pemimpinnya juga baik. JIka negeri itu sejahtera, maka dapat dipastikan pemimpinnya pasti adil dan bijaksana.

Di sini kami diajarkan bagaimana cara menjadi pemimpin yang baik, pemimpin yang adil dan bijaksana. Kami diajarkan bagaimana cara berbicara di depan umum, menjadi berpengaruh dan senantiasa menyebarkan aura positif setiap waktunya. Karena yang kita butuhkan bukan hanya ilmu pasti yang diajarkan di bangku kelas, tapi pengalaman hidup yang akhirnya akan menjadi pelajaran yang sangat berharga.

Melalui BEM ini kami belajar dan ditempa hingga hari ini, hari di mana pergantian periode sudah di depan mata. Sekarang waktunya untuk memilih pemimpin yang baru. Yang semoga rumah ini menjadi semakin jaya di tangannya.

Terdapat 2 calon pada Pemira kali ini yaitu; 1. Maisuun Najla dan 2. Fathya Amalia. Keduanya hebat, sama-sama memiliki Visi dan Misi yang juga tak kalah hebat. Buktinya, mereka dapat melewati rangkaian Pemira ini. Dimulai dari masa pencalonan, kemudian seleksi berupa wawancara yang dilakukan dalam 2 tahap. Ditentukanlah 2 calon yang terpilih dari hasil wawancara yang akan melanjutkan perjuangannya sampai pemilihan, dan terpilihlah 2 nama itu.

    

Selanjutnya, proses debat yang dilaksanakan pada tangggal 15 Oktober 2020. Kedua calon menyuarakan isi kepalanya kepada seluruh murid SMPIT Assyifa yang kelak akan berada di bawah tanggung jawabnya. Setelah masa debat itu usai, maka tinggal menunggu hari esok yang paling menentukan.

Tepat pada tanggal 16 Oktober 2020, pemilihan pun dilakukan secara online. Dimulai pada pukul 07.30 sampai pukul 18.00, lalu terpilihlah satu nama yaitu; Maisuun Najla.

Harapannya, semoga pemimpin selnajutnya dapat menjalankan amanahnya dengan baik dan dapat menjadi teladan bagi banyak orang.