Select Page

“Katanya, yang kekal hanya Tuhan. Maka hanya tunggu waktu paling baik untuk berpamitan” – Presiden BEM Putri 2019/2020

Pandemi seperti ini memang enaknya refreshing, mencari suasana baru, kegiatan baru, dan pergi jauh dari pekerjaan melalahkan untuk sementara waktu. Maka dari itu, pada tanggal 1 November 2020 ini BEM melaksanakan sebuah kegiatan yang bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar anggota dan berlibur sejenak dari kesibukan beberapa hari ke belakang.

Kegiatan ini adalah program dari Presiden BEM yang diberi nama GET CLOSER. Sebenarnya, program ini sudah dilaksanakan beberapa kali, dan pada kesempatan kali ini adalah GET CLOSER ke-5 yang bertempat di Camping Ground T8, Assyifa. Walau saat ini kita semua tidak diperbolehkan untuk keluar dari lingkungan yayasan, tapi tak mengurangi kebahagiaan dan ikatan ukhuwah kita pada pelaksanaan kegiatan kali ini.

Acara ini dimulai dengan perjalanan menuju Camping Ground menggunakan truk yang menghabiskan kurang lebih 10 menit dari asrama. Setelah sampai di Camping Ground, acara dibuka oleh Presiden. Kemudian, setelah acara dibuka, rangkaian selanjutnya adalah pembacaan surat cinta untuk BEM dan MPM dari seluruh anggota. Entah bagaimana, yang pasti suasana pada saat pembacaan surat cinta ini begitu hangat. Terasa sekali ukhuwah yang telah terbangun di antara kita semua. Tak kalah pula rasa yang membuat kita sadar bahwa sebentar lagi kita harus bergantian dengan pemeran selanjutnya.

Pembacaan surat cinta ini beriringan dengan rangkaian makan bersama. Setiap departemen sudah membawa makanannya masing-masing, dan kita saling menukar makanan satu sama lain. Ada yang mengumpulkan makanan ringan dari tiap anggotanya. Ada pula yang begitu niat, sampai membuat nasi goreng terlebih dahulu sebelum berangkat ke Camping Ground.

Setelah semua surat cinta selesai dibacakan, dan semua makanan juga sudah habis tak bersisa, ada khataman Al-Qur’an bersama. Pertama-tama kita membagi juz masing-masing. Setelah semua kebagian, maka khataman pun dimulai. Suasana pada rangkaian acara ini tak kalah nyaman dengan rangkaian sebelumnya. Semua hanyut dalam tilawahnya masing-masing.

Sebab Tuhan yang menyatukan kita, jadi jangan tinggalkan Dia jika tak ingin terpecah.

Tibalah kita pada rundown terakhir. Apalagi kalau bukan foto bersama. Setelah semua jerih payah kita. Setelah semua langkah jejak penuh duri. Mungkin ini akan jadi kumpul terakhir sebelum semuanya benar-benar berakhir. Seperti yang sudah kalian tuliskan pada surat-surat cinta kalian, terima kasih atas semua yang sudah terjadi, entah tawa atau tangisnya. Senang sekali pernah berada di dalam bab yang sama dengan kalian. Sampai jumpa, semoga lusa kesempatan membawa kita kembali bersama.